Air dan Bunyi untuk Kemanusiaan


October Meeting 2018 “Reconnect” hari kedua (8/10) menyelenggarakan
sebuah talkshow dengan tema yang sangat jarang dibahas: Terapi Bunyi
dan Terapi Air. Menghadirkan dua narasumber, Mbah Koko.CR dan H.J.
Endra J., diskusi ini menyoroti hubungan manusia dengan bunyi dan air
yang sangat berpotensi untuk kesehatan, keselarasan, dan keseimbangan
hidup. Talkshow ini diselenggarakan di KITASUKA Kitchen dan dipandu
Erie Setiawan dari Art Music Today.

Dalam presentasinya Mbah Koko menjelaskan dengan sangat detail
frekuensi-frekuensi bunyi yang mampu menyelamatkan hidup manusia,
sekaligus frekuensi yang bisa menghancurkan pelan-pelan. “Ibarat
makanan, bunyi pun sama, kita perlu memilih, mana yang perlu mana yang
tidak, mana yang kita butuhkan dan mana yang harus kita hindari,”
ujarnya.

Tapi bagaimana mungkin manusia modern, khususnya yang hidup di
perkotaan yang bising punya kesempatan menyeleksi bunyi untuk
telinganya? “Inilah yang sebetulnya ingin kita bangun, dimulai dengan
kesadaran bahwa semua bunyi yang ada tidak seluruhnya produktif. Harus
dibuat jadwal yang tegas, harus rutin menyepi untuk perimbangan
hidup,” tambahnya.

Dampak serius yang diakibatkan oleh “bunyi-bunyi jahat” yang menyerang
otak (melalui telinga), sudah banyak terbukti. Sampai pada akibat yang
paling fatal adalah manusia bisa kehilangan pendengaran, misalnya
berada di pinggir jalan raya dan terus-menerus mendengar desibel yang
tinggi. Banyak gejala yang bisa kita alami sehari-hari akibat
kebisingan. Misalnya pusing, mual, kehilangan konsentrasi, panik,
mudah emosi—itu tidak selalu diakibatkan kondisi biologis, melainkan
juga fisiologis.

Pada presentasi lain, Endra menjelaskan kaitan dari terapi bunyi dan
terapi air. Air bisa menjadi media penyembuhan; udara sebagai
penghantar bunyi dan suara juga mampu menyembuhkan. Manusia terhubung
dengan semua itu, unsur alam yang sebaiknya kita maknai secara
mendalam. Contoh praktik nyata adalah ketika kita berada di kolam
namun bukan untuk berenang. “Berjalanlah saja, gerakkan tubuh secara
teratur, ini menciptakan keteraturan bagi mekanisme tubuh dan
memperbaharuhi sistem-sistem yang tidak produktif,” jelas Endra.

Talkshow dari Mbah Koko dan H.J. Endra J yang tergabung dalam
Epiphyllum Relaxing Live Music ini memberi wawasan komprehensif
mengenai bunyi sebagai unsur terapi bagi kehidupan manusia; dan air,
yang jarang kita duga memiliki gelombang-gelombang bunyi yang positif,
juga menjadi bagian dari kebijaksanaan kita memposisikan bunyi dan
menggunakannya demi keselarasan hidup. Mulailah bijaksana untuk
memposisikan bunyi dan air sebagai bagian penting dari kesehatan
manusia, yang bisa menggantikan obat generik yang berjuta-juta
harganya. (es/amt/foto: Tania).